5 Perilaku Ini Akan Sakiti Kau Sendiri Dikala Suka Seseorang
Sikap dari diri sendiri akan tetapi bisa menjadi senjata makan tuan dan akan sakiti diri Kita sendiri. Ini terjadi kalau Kita sedang menyukai seseorang, berpikir bisa mendapatkan apa yang Kita inginkan dari Dia yang Kita suka. Dalam keadaan menyerupai itu, biasanya Kita mempunyai hasrat yang berpengaruh untuk melaksanakan sesuatu. Dan tindakan yang dilakukan itu, bisa menciptakan kita pada jadinya merasa sakit sendiri. Dan berikut ini, perilaku yang Kita lakukan dimana hal itu bisa menyakiti Kita sendiri sesuai dengan keadaan yang ada.Terlalu berharap
Terlalu berharap lebih bisa menyakiti diri sendiri pada akhirnya. Karena impian Kamu tidak selalu bisa sesuai dengan kenyataan. Terlalu berharap artinya berpikir wacana impian indah tanpa melihat keadaan diri sendiri dan juga Dia. Kaprikornus jangan terlalu berharap, lihat juga kemungkinan yang ada. Jika kemungkinan sangat kecil untuk mewujudkan impian yang ada, sebaiknya jangan berlebihan.
Terus mengejar
Terus mengejar artinya yang dikejar berusaha lari atau minimal menutup diri. Jika ini yang terjadi, rasa ingin tau justru akan semakin kuat. Tidak kuasa menahan diri untuk mendapatkan kenyataan yang ada, biasanya menjadi penyebab timbulnya sakit hati. Bahkan bukan hanya itu, terus merasa disakiti alasannya diabaikan akan muncul dalam pikiran. Bahkan aneka macam Orang yang menempati posisi mengejar, merasa berhak untuk menuntut Orang yang dikejar untuk sedikit membuka diri.
Tidak sadar diri
Tidak sadar diri artinya tidak melihat keadaan diri sendiri. Tidak melihat kemampuan diri sendiri. Ini tentu saja hampir menyerupai yang pertama. Kaprikornus hanya modal yakin dan bisa untuk mendapatkan apa yang diinginkan selama ini dari Dia. kita tidak melihat kondisi diri sendiri apa, kualitas diri sendiri menyerupai apa, dan yang niscaya seberapa layak Kita untuk Dia. Kaprikornus sebelum merasa sakit yang luar biasa, lebih baik berkaca. Siapa Kita dan seberapa pantas kita untuk Dia.
Terlalu terobsesi
Terobsesi pada hal yang positif itu tidak masalah, tapi terlalu terobsesi pada seseorang itu terperinci buruk. Karena pada jadinya Kita jadi terlalu fokus pada Dia dan sering sekali tidak mengenal arti menyerah. Meyakini itu sebagai sebuah usaha yang akan membuahkan hasil. Sayangnya bisa menciptakan kita tidak sadar diri akan adanya tanda bahwa usaha itu akan sia-sia. Kita terlalu yakin kalau mendapatkan Dia kebahagiaan itu akan tercipta. Dan kita juga bisa menjadi benar-benar terpuruk kalau Kita tidak berhasil mendapatkan Dia.
Over protektif
Over protektif terhadap Orang yang disukai pada jadinya juga bisa menciptakan Kita sakit sendiri. Sikap Kita akan buat Dia merasa tidak nyaman, terganggu, bahkan terkekang. Padahal Dia tidak terlalu menganggap Kita sebagai Orang yang pantas melaksanakan hal itu. Pada akhirnya, ini justru akan menciptakan Diri sendiri rugi dan tentunya akan lebih memperbesar kemungkinan Dia menentukan jaga jarak bahkan pergi dari hidup Kita.
Dari artikel diatas, bisa Kita tahu bahwa Kita juga harus tetap memakai logika. Kita juga harus bisa melihat seberapa besar peluang Kita. Dan yang niscaya harus tahu seberapa pantas Kita untuk Dia. Jangan terlalu percaya diri dengan kemampuan dan keadaan yang apa adanya. Lebih baik berusaha sesuai dosis dan mulai untuk melayakkan diri. Itu lebih baik daripada melaksanakan usaha mendapatkan secara berlebihan dan mengabaikan perbaikan atas kualitas diri sendiri.
Comments
Post a Comment